Laman

Powered By Blogger

Kamis, 25 Juli 2013

Analisa Standar Kompetensi tentang peran Indonesia dalam lingkungan negara-negara di Asia Tenggara

ANALISIS STANDAR KOMPETENSI MATERI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN SD KELAS LANJUT
Makalah ini di buat untuk melengkapi tugas mata kuliah materi pembelajaran Pendidkan Kewarganegaraan SD kelas lanjut.
Dosen pembimbing:
Dra. Rarasaning S.,SE.,M.,Pd






Disusun oleh:
Eka Putri Rahmawati     (118000094)
Agung Darmanto           (118000120)
Umi Arif Nurhasanahh  (118000104)

UNIVERSITAS PGRI ADI BUANA SURABAYA
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
PROGRAM STUDI S1 PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
2013




ANALISIS STANDAR KOMPETENSI MATERI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN SD KELAS LANJUT

Mata Pelajaran            : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas / Semester          : VI / II
Standar Kompetensi   : 3. Memahami peran Indonesia dalam lingkungan negara-negara di Asia Tenggara.
A.    Nama konsep       :
  1. Konsep  Peran
  2. Konsep Indonesia
  3. Konsep Lingkungan
  4. Konsep Negara-negara di Asia Tenggara
  5. Konsep peran Indonesia dalam lingkungan negara-negara di Asia Tenggara
B.     Definisi                 :
  1. Konsep Peran
ü  # SOEKANTO (1990:268)
Peran adalah aspek dinamis dari kedudukan (status). Apabila seseorang melaksanakan hak dan kewajibannya sesuai dengan kedudukannya, maka dia menjalankan suatu peran
ü  # R. LINTON
Peran adalah the dynamic aspect of status. Dengan kata lain, seseorang menjalankan perannya sesuai hak dan kewajibannya
ü  # MERTON
Pelengkap hubungan peran yang dimiliki seseorang karena meduduki status sosial tertentu


ü  # KING
Peran merupakan seperangkat perilaku yang diharapkan dari orang yang memiliki posisi dalam sistem social
ü  # PALAN
Peran adalah merujuk pada hal yang harus dijalankan seseorang di dalam sebuah tim
ü  # ALO LILIWERI
Peran adalah sebuah harapan budaya terhadap suatu posisi atau kedudukan
ü  # PAULA J. CHRISTENSEN & JANET W. KENNEY
Peran adalah pola perilaku yang ditetapkan saat anggota keluarga berinteraksi dengan anggota lainnya
ü  # DONNA L. WONG
Peran adalah kreasi budaya, oleh karena itu budaya menentukan pola perilaku seseorang dalam berbagai posisi sosial
ü  # SRI SAPTINA H, DWI NUGROHO, & ARIS SUTARDI
Peran adalah hak-hak dan kewajiban-kewajiban yang sesuai dengan status yang disandangnya
(Sumber:http://carapedia.com/pengertian_definisi_peran_info2184.html)
ü  Pengertian Peran adalah serangkaian perilaku yang diharapkan pada seseorang sesuai dengan posisi sosial yang diberikan baik secara formal maupun secara informal. Peran didasarkan pada preskripsi ( ketentuan ) dan harapan peran yang menerangkan apa yang individu-individu harus lakukan dalam suatu situasi tertentu agar dapat memenuhi harapan-harapan mereka sendiri atau harapan orang lain menyangkut peran-peran tersebut. ( Friedman, M, 1998 : 286 )   Pengertian Peran Definisi Menurut Para Ahli, Konsep, Struktur. (Sumber:http://www.sarjanaku.com/2013/01/pengertian-peran-definisi-menurut-para.html)

ü   Menurut Kamus Bahasa Indonesia: (1) pemain sandiwara (film): -- utama; (2) tukang lawak pd permainan makyong; (3) perangkat tingkah yg diharapkan dimiliki oleh orang yg berkedudukan dl masyarakat. [n] balok yg menghubungkan tiang-tiang rumah di sebelah atas, tempat kasau-kasau bertumpu (Sumber: http://kamusbahasaindonesia.org/peran/mirip)
  1. Konsep Indonesia
ü  Nama negara kepulauan di Asia Tenggara yang terletak di antara benua Asia dan benua Australia. (Sumber: http://www.artikata.com/arti-95233-indonesia.html)
ü  Menurut Nana Supriatna, Indonesia merupakan negara kepulauan dimana antara pulau yang satu dengan pulau yang lain dipisahkan  oleh beberapa batas alam, seperti selat, sungai, dan gunung. Batas-batas alam tersebut secara langsung akan mengelompokkan berbagai komunitas masyarakat dengan corak budaya yang khas
(Sumber:http://carapedia.com/pengertian_definisi_indonesia_menurut_para_ahli_info511.html)
ü  Menurut Pdt. Dr. Richard D., Indonesia adalah sebuah Bhineka Tunggal Ika, berdiri diatas dasar yang kokoh, yaitu Pancasila, yang telah diletakkan oleh para pendiri bangsa, atas rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa. (Sumber:http://carapedia.com/pengertian_definisi_indonesia_menurut_para_ahli_info511.html)
  1. Konsep Lingkungan
ü  Lingkungan adalah kombinasi antara kondisi fisik yang mencakup keadaan sumber daya alam seperti tanah, air, energi surya, mineral, serta flora dan fauna yang tumbuh di atas tanah maupun di dalam lautan, dengan kelembagaan yang meliputi ciptaan manusia seperti keputusan bagaimana menggunakan lingkungan fisik tersebut.
ü  Lingkungan terdiri dari komponen abiotik dan biotik. Komponen abiotik adalah segala yang tidak bernyawa seperti tanah, udara, air, iklim, kelembaban, cahaya, bunyi. Sedangkan komponen biotik adalah segala sesuatu yang bernyawa seperti tumbuhan, hewan, manusia dan mikro-organisme (virus dan bakteri).Ilmu yang mempelajari lingkungan adalah ilmu lingkungan atau ekologi. Ilmu lingkungan adalah cabang dari ilmu biologi.
Lingkungan, di Indonesia sering juga disebut "lingkungan hidup". Misalnya dalam Undang-Undang no. 23 tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup, definisi Lingkungan Hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia, dan perilakunya, yang memengaruhi kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain.A.F.A Pengertian lingkungan hidup bisa dikatakan sebagai segala sesuatu yang ada di sekitar manusia atau makhluk hidup yang memiliki hubungan timbal balik dan kompleks serta saling mempengaruhi antara satu komponen dengan komponen lainnya.
Pada suatu lingkungan terdapat dua komponen penting pembentukannya sehingga menciptakan suatu ekosistem yakni komponen biotik dan komponen abiotik. Komponen biotik pada lingkungan hidup mencakup seluruh makluk hidup di dalamnya, yakni hewan, manusia, tumbuhan, jamur dan benda hidup lainnya. sedangkan komponen abiotik adalah benda-benda mati yang bermanfaat bagi kelangsungan hidup makhluk hidup di sebuah lingkungan yakni mencakup tanah, air, api, batu, udara, dan lain sebaiganya.
Pengertian lingkungan hidup yang lebih mendalam menurut No 23 tahun 2007 adalah kesatuan ruang dengan semua benda atau kesatuan makhluk hidup termasuk di dalamnya ada manusia dan segala tingkah lakunya demi melangsungkan perikehidupan dan kesejahteraan manusia maupun mahkluk hidup lainnya yang ada di sekitarnya. (Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Lingkungan)
ü  Lingkungan :(1) daerah (kawasan dsb) yg termasuk di dalamnya; (2) bagian wilayah dl kelurahan yg merupakan lingkungan kerja pelaksanaan pemerintahan desa; (3) golongan; kalangan: ia berasal dr ~ bangsawan; (4) semua yg mempengaruhi pertumbuhan manusia atau hewan: kita harus mencegah pencemaran ~ (Sumber: http://kamusbahasaindonesia.org/lingkungan/mirip)
  1. Negara-negara di Asia Tenggara
-          Asia Tenggara adalah sebuah kawasan di benua Asia bagian tenggara. Kawasan ini mencakup Indochina dan Semenanjung Malaya serta kepulauan di sekitarnya. Asia Tenggara berbatasan dengan Republik Rakyat Cina di sebelah utara, Samudra Pasifik di timur, Samudra Hindia di selatan, dan Samudra Hindia, Teluk Benggala, dan anak benua India di barat.
Asia Tenggara biasa dipilah dalam dua kelompok: Asia Tenggara Daratan (ATD) dan Asia Tenggara Maritim (ATM).
a.       Negara-negara yang termasuk ke dalam ATD adalah :
 Kamboja, Laos, Myanmar, Thailand, Vietnam
b.      Negara-negara yang termasuk ATM adalah :
 Brunei, Filipina, Indonesia, Malaysia, Singapura, Timor Leste
Malaysia, meskipun ada bagian yang tersambung ke benua Asia, biasa dimasukkan ke dalam ATM karena alasan budaya. Semua negara Asia Tenggara terhimpun ke dalam organisasi ASEAN. Timor Leste yang sebelumnya merupakan bagian dari Indonesia telah mengajukan diri menjadi anggota ASEAN walaupun oleh beberapa pihak, atas alasan politis, negara ini dimasukkan ke kawasan Pasifik.
Secara geografis (dan juga secara historis) sebenarnya Taiwan dan pulau Hainan juga termasuk Asia Tenggara, sehingga diikutkan pula. Namun demikian, karena alasan politik Taiwan dan pulau Hainan lebih sering dimasukkan ke kawasan Asia Timur. Kepulauan Cocos dan Pulau Christmas, yang terletak di selatan Jawa, oleh beberapa pihak dimasukkan sebagai Asia Tenggara meskipun secara politik berada di bawah administrasi Australia. Sebaliknya, Pulau Papua dimasukkan sebagai Asia Tenggara secara politik meskipun secara geologi sudah tidak termasuk benua Asia.
-          NEGARA-NEGARA DI KAWASAN ASIA TENGGARA
Negara-negara di kawasan Asia Tenggara:
Indonesia, Filiphina, Laos, Thailand, Singapura, Vietnam, Kamboja, Myanmar, Brunei Darussalam, Timor Leste, Malaysia.
a.       WILAYAH
Negara terluas : Indonesia (2.027.087 km2)
Negara terkecil : Singapura (685 km2)
b.      JUMLAH PENDUDUK
Negara terbanyak : Indonesia (237.512.355 jiwa)
Negara paling sedikit : Brunei Darussalam (381.371 jiwa)
c.       KEPADATAN PENDUDUK
Terpadat : Singapura (6.369 jiwa/ km2)
Terjarang : Laos ( 24 jiwa/ km2)
Batas-batas Kawasan Asia Tenggara:
Utara : Negara India, Negara China, dan Laut China Selatan
Timur : Negara Papua Nugini dan Lautan Pasifik
Selatan : Negara Australia dan Lautan Hindia
Barat : Lautan Hindia dan Laut Andaman
d.      Letak Astronomis Kawasan Asia Tenggara:
28o LU (Myanmar) – 11o LS (Indonesia)
92o BT (Myanmar) – 141o BT (Indonesia)
e.       Letak Geografis Kawasan Asia Tenggara:
2 Benua, yaitu Benua Asia dan Benua Australia
2 Samudera, yaitu Samudera Pasifik dan Samudera Hindia
f.       Iklim:
Sebagian besar beriklim tropis, kecuali Myanmar bagian utara.
Temperatur udara sekitar equator rata-rata suhu udara panas.
g.      Bentang Alam:
Kawasan Asia Tenggara sebagian besar berada pada barisan pegunungan muda (Mediterania, yang memanjang mulai dari pegunungan di sekitar Laut Tengah.
Rangkaian pegunungan tersebut dimulai dari Pegunungan Arakan Yoma (Myanmar) sebagai kelanjutan Pegunungan Himalaya ke Pegunungan Andaman dan Nikobar di sebelah utara Sumatera, terus ke Pegunungan Bukit Barisan di Sumatera, pegunungan yang membentang dari barat ke timur Pulau Jawa, Kepulauan Nusa Tenggara, dan berakhir di Lat Banda.
Kawasan Asia Tenggara yang termasuk ke dalam pegunungan yang lebih tua adalah Thailand, Semenanjung Malaysia, dan Kalimantan bagian Selatan. Negara-negara di Kawasan Asia Tenggara

-          Asia Tenggara adalah sebuah kawasan di benua Asia bagian tenggara. Kawasan ini termasuk semenanjung Indochina dan Melayu serta beberapa kepulauan di sekitarnya. Asia Tenggara berbatasan dengan Republik Rakyat Cina (lebih dikenal dengan nama “Republik Rakyat China” atau “China”) di sebelah utara, Samudra Pasifik Selatan di timur, Samudra Hindia di selatan, dan Samudra Hindia, Teluk Bengal, dan anak benua India di barat.

  1. Konsep peran Indonesia dalam lingkungan negara-negara di Asia Tenggara
Ø  Peran Indonesia dalam lingkungan ASEAN
a.       Sebagai salah satu negara yang mempelopori berdirinya ASEAN
b.      Sebagai perantara perundingan damai
c.       Memberikan fasilitasterhadap pengungsi
d.      Membentuk komunitas keamanan
e.       Sebagai salah satu negara yang ikut serta dalam gerakan pembebasan moro.
f.       Jakarta Informal Meeting.
(Sumber:http://bse.kemdiknas.go.id/buku/20090904124928/pdf/05_bab4.pdf)
Ø  Kerja Sama ASEAN
Negara-negara anggota ASEAN saat ini menjalin kerja sama dalam bidang politik, ekonomi, sosial, budaya, dan latihan militer bersama.
    a).Politik
Di bidang politik, ASEAN sepakat untuk menyelesaikan segala permasalahan melalui meja perundingan. ASEAN sepakat untuk menjadikan kawasan Asia Tenggara sebagai kawasan bebas senjata nuklir.
   b).Ekonomi
Di bidang ekonomi, ASEAN berupaya menciptakan kerja sama perdagangan yang saling menguntungkan. Bentuk kerja sama ekonomi dapat direalisasikan, antara lain sebagai berikut:
1)      membuka pusat promosi ASEAN untuk perdagangan, investasi, dan pariwisata di Tokyo;
2)      menyediakan cadangan pangan (terutama beras);
3)      membangun proyek-proyek industri ASEAN, seperti proyek pabrik pupuk urea amonia di Indonesia dan Malaysia, proyek industri tembaga di Singapura, proyek pabrik mesin diesel di Singapura, dan proyek pabrik superfosfor di Thailand;
4)      menciptakan preference trading arrangement (PTA) yang bertugas menentukan tarif rendah untuk beberapa jenis barang komoditas ASEAN.
     c).Sosial
Di bidang sosial, ASEAN melakukannya kerja sama, antara lain sebagai berikut:
1)      Pencegahan narkoba dan penanggulangannya;
2)      Penanggulangan bencana alam;
3)      Perlindungan terhadap anak cacat;
4)      Pemerataan kesejahteraan sosial masyarakat.
    d).Budaya
Di bidang budaya, ASEAN melakukan kerja sama, seperti berikut:
1)      Tukar menukar pelajaran dan mahasiswa;
2)      Pemberantasan buta huruf;
3)       Program tukar menukar acara televisi ASEAN;
4)      Temu karya pemuda ASEAN;
5)      Festival lagu ASEAN.
    e).Latihan Militer Bersama
Negara-negara anggota ASEAN tetap menghindari pembentukan pakta atau persekutuan militer. Namun, untuk meningkatkan keamanan wilayah mereka sering menggelar latihan militer bersama. Misalnya, latihan militer dengan sandi Elang Malindo merupakan latihan militer Angkatan Udara Indonesia dan Malaysia.
7.Negara-Negara Anggota ASEAN
Jumlah anggota ASEAN sekarang ini ada sepuluh negara, yaitu Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand, Filipina, Brunei Darussalam, Vietnam, Laos, Kamboja, dan Myanmar.

Ø  A.Kerja Sama Negara-negara Asia Tenggara
Negara Indonesia terletak di kawasan Asia Tenggara. Wilayah Asia Tenggara terdiri dari      beberapa negara, antara lain: Singapura, Malaisya, Filipina, Thailand, Brunei Darussalam, Kamboja, Vietnam, Myanmar, dan Laos.Negara-negara di kawasan Asia Tenggara terdiri dari beberapa negara dan tiap-tiap negara mempunyai kebutuhan yang berbeda-beda. Untuk memperlancar hubungan antarnegara, negara-negara itu mengadakan hubungan kerja sama yang saling menguntungkan dengan cara membentuk suatu organisasi yang bernama ASEAN
1.      Terbentuknya ASEAN
-          Pada tanggal 5-8 Agustus 1967, lima negara di Asia Tenggara, yaitu Indonesia, Singapura, Malaisya, Filipina, Thailand mengadakan pertemuan atau konferensi di Bangkok. Konferensi tersebut menghasilkan persetujuan yang disebut Persetujuan Bangkok. Kelima negara tersebut mengadakan konferensi karena mereka mengalami nasib yang sama, yaitu pernah dijajah oleh negara lain, kecuali Thailand. Thailand merupakan satu-satunya negara di Asia Tenggara yang tidak pernah dijajah oleh negara lain.
-          Tujuan konferensi tersebut adalah membentuk organisasi kerja sama antarnegara-negara Asia Tenggara yang tidak bersifat politik dan militer. Organisasi tersebut disebut perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara, atau disebut juga Perbara. Dalam Bahasa Inggris, organisasi tersebut dinamakan ASEAN, (Association of South East Asian Nations) Berdirinya ASEAN tersebut pertama-tama ditandatangani oleh lima menteri luar negeri negara-negara peserta pertemuan/konferensi yang berlangsung tanggal 5-8 Agustus 1967.
-          Kelima menteri luar negeri yang hadir dan menandatangani persetujuan itu adalah:
a.       H.Adam Malik, menteri luar negeri Indonesia
b.      Tun Abdul Razak, perdana menteri Malaisya
c.       Narsisco Ramos, menteri luar negeri Filipina
d.      Thanat Khoman, menteri luar negeri Thailand
e.       S.Rajaratnam, menteri luar negeri Singapura
-          Sifat keanggotaan ASEAN adalah terbuka bagi semua negara yang ada di kawasan Asia Tenggara. Oleh karena itu, negara-negara yang berada di kawasan Asia Tenggara yang belum menjadi anggota ASEAN berusaha menjadi anggota ASEAN. Pada tanggal 7 Januari 1984, Brunei Darussalam masuk sebagai anggota baru ASEAN yang keenam. Pada tanggal 28 Juli 1995, Vietnam masuk sebagai anggota baru ASEAN yang ketujuh. Pada tanggal 23 Juli 1997, negara Laos dan Myanmar masuk sebagai anggota ASEAN yang kedelapan dan kesembilan. Negara Kamboja masuk menjadi anggota kesepuluh pada tanggal 16 Desember 1998. Dengan demikian, sampai sekarang organisasi ASEAN beranggotakan 10 negara. Kantor sekertariat ASEAN terdapat di Jakarta, Indonesia.
B.Tujuan Berdirinya ASEAN
Tujuan berdirinya ASEAN seperti yang tercantum dalam Deklarasi Bangkok pada tanggal 8 Agustus 1967.
Isi Deklarasi Bangkok itu sebagai berikut[2]:
1.      Mempercepat pertumbuhan ekonomi, kemajuan sosial, dan perkembangan kebudayaan di kawasan Asia Tenggara.
2.      Meningkatkan perdamaian dan stabilitas regional dengan jalan menghormati keadilan dan tertib hukum di dalam hubungan antara negara-negara serta mematuhi prinsip-prinsip Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa.
3.      Meningkatkan kerja sama yang aktif dan saling membantu dalam masalah-masalah yang menjadi kepentingan bersama.
4.      Saling memberikan bantuan dalam bentuk sarana-sarana pelatihan dan penelitian dalam bidang pendidikan, profesi, teknik, dan administrasi.
5.      Bekerjasama secara lebih efektif guna meningkatkan pemanfaatan pertanian dan industri, memperluas perdagangan dan pengkajian masalah-masalah komoditi internasional, memperbaiki sarana-sarana pengangkutan dan komunikasi, serta meningkatkan taraf hidup rakyat.
6.      Memajukan pengkajian mengenai Asia Tenggara

C. Negara-negara Anggota ASEAN
No
Negara
Ibukota
Masuk ASEAN
Bahasa
Mata uang
agama
1.
Indonesia
Jakarta
8-8-1967
Indonesia
Rupiah
Islam, kristen, Katolik,   Hindu, Buddha Konghucu
2.
Kuala Lumpur
Kuala Lumput
8-8-1967

Melayu, Cina, dan Tamil Inggris
Ringgit
Islam, Kristen, Hindu, Buddha, Konghucu
3.
Filipina
Manila
8-8-1967
Tagalog dan Inggris
Peso
Katolik, Islam, Kristen
4.
Singapura
Singapura
8-8-1967
Inggris, Cina, Melayu
Dolar Singapura
Islam, Kristen, Hindu, Buddha
5.
Thailand
Bangkok
8-8-1967
Thai, Inggris, Cina, Melayu
Baht
Buddha, Islam, Kristen
6.
Brunei Darussalam
Bandar Seri Bengawan
7-1-1984

Melayu, Inggris, Cina
Dolar Brunei
Islam
7.
Vietnam
Hanoi
28-7-1995
Vietnam, Cina, Perancis
Dong
Buddha, Konghucu, Taoisme,  Kristen, Islam
8.
Myanmar
Rangoon
23-7-1997
Birma, Inggris
Kyat
Buddha, Islam, Kristen
9.
Laos
Vientiane
23-7-1997
Lao, Perancis, Inggris
New Kip
Budha
10.
Kamboja
Phnom Penh
16-12-1998
Khmer, Perancis
Riel Kamboja
Buddha

D.Indonisia di Lingkungan Asia Tenggara
ASEAN berdiri pada tanggal 8 Agustus 1967. Berdiri ASEAN merupakan kesepakatan lima negara yang masing-masing diwakili oleh menteri luar negri yang pada waktu itu mengadakan pertemuan di Bangkok. Pertemuan para menteri luar negeri dari lima negara tersebut berlangsung tanggal 5-8 Agustus 1967. Sebagai salah satu anggota ASEAN, Indonesia memiliki peran-peran sebagai berikut.
a. Peran Indonesia dalam ASEAN di Bidang Politik dan Keamanan
1)      Indonesia Sebagai Pelopor Berdirinya ASEAN
Tokoh dari Indonesia yang ikut berperan dalam berdirinya ASEAN adalah Adam Malik yang pada waktu itu menjabat sebagai menteri luar negeri. Indonesia menjelaskan visinya bahwa kawasan Asia Tenggara harus mampu berdiri dan mampu mempertahankan diri sendiri dari pengaruh-pengaruh negatif dari luar kawasan. Visi ini dapat terlaksana jika ada kerjasama yang efektif antara negara-negara di Asia Tenggara.
2)      Jakarta Informal Meeting (JIM)
Indonesia mendesak pihak-pihak yang bertikai di Kamboja untuk menyelesaikan masalah melalui perundingan untuk mencapai penyelesaian masalah. Usul itu berupa pertemuan informal di Jakarta pada tahun 1988. Dari hasil pertemuan ini membuka jalan untuk memasuki konferensi perdamaian di Paris pada tahun 1989. Konferensi ini disebut  International conference on Kampuchea (ICK), yang berlangsung tanggal 30-31 Juli 1989. Perjalanan panjang masalah kamboja menemui titik terang. Pada tahun 1991 pasukan perdamaian PBB memprakasai genjatan senjata pihak-pihak yang bertikai. Pada tahun 1993 Pangeran Norodhom Sihanouk diangkat sebagai raja. Sementara Pangeran Rannaridh dan Hun sen terpilih sebagai perdana menteri.
3)      Komite Keamanan ASEAN
Indonesia berhasil mengeluarkan gagasan untuk membentuk komunitas keamanan bersama ASEAN untuk meningkatkan kerja sama politik dan keamanan. Indonesia ikut menandatangani kesepakatan Asia Tenggara sebagai kawasan bebas Nuklir. Deklarasi terhadap kejahatan lintas negar dan deklarasi menuju ASEAN yang bebas obas terlarang.
4)      Indonesia sebagai Penyelenggara Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN I
Indonesia sebagai penyelenggara konferensi tingkat tinggi (KTT) ASEAN I di Denpasar Bali yang berlangsung tanggal 23-24 Februari 1976. Yang dihadiri oleh lima kepala pemerintahan negara ASEAN, yaitu :
a)      Presiden Soeharto dari Indonesia.
b)      Presiden Ferdinand Marcos dari Filipina.
c)      Perdana Menteri Datuk Husein dari Malaysia.
d)     Perdana Manteri Lee Kuan Yew dari Singapura.
e)      Perdana Menteri Krukit Pramoj dari Thailand.
Memfasilitasi Perundingan Pemerintahan Filipina dengan Front Pembebasan Rakyat Moro di Filipina Selatan Indonesia atas permintaan pemerintah Filipina menjadi mediator perundingan antara pemerintah dengan gerakan Separatis Moro. Atas peran Indonesia akhirnya daerah Filipina Selatan diberi otonomi dengan mengangkat tokoh dari front pembebasan rakyat Moro, yaitu Nur Missuari sebagai Gurbenur di Filipina Selatan.
b.      Peran Indonesia di Bidang Ekonomi
1)      Indonesia sepakat mewujudkan kawasan perdagangan bebas ASEAN (AFTA) melalui tarif preferensi efektif bersama
2)      Indonesia masuk menjadi anggota APEC
3)      Ikut mensukseskan Visit ASEAN Year 1992
4)      Di Aceh dibangun Industri pupuk urea ASEAN
5)      Menandatangani kerja sama di Bidang Energi, Jasa, dan Hak Cipta ASEAN
6)      Indonesia sebagai markas Komite Pangan, Pertanian, dan Kehutanan ASEAN
7)      Menyediakan tenaga kerja ke Malaysia
c.       Peran Indonesia di Bidang Sosial Budaya
1)      Titian Muhibah antara Indonesia dan Malaysia untuk mempererat hubungan kedua negara.
2)      Indonesia mengirim Guru, Dosen dan tenaga ahli lainya pada tahun 1970.
3)      Indonesia melakukan pertukaran pelajar dan mahasiswa ke negara lain.
4)      Mendukung komite Perkembangan sosial dengan tujuan utamanya membangun masyarakat, wanita, pemuda dan buruh. Maskas komite ini berkedudukan di Kuala Lumpur.
5)      Mendukung pembentukan ASEAN culture found sebagai wadah penghimpunan dana. Hal itu untuk membiayai perkembangan kebudayaan dan pendidikan.
6)      Mendukung pembentukan komite pengetehuan dan teknologi.
7)      Ikut memerangi peredaran narkoba dan obat-obatan terlarang lainya.
8)      Ikut dalam penyeragaman rambu-rambu lalu lintas.
9)      Membangun jaringan kabel laut antara Indonesia dengan Singapura tahun 1980 yang disusul oleh negara anggota ASEAN lainnya.
10)  mengirim kontingen ke Sea Games setiap 2 tahun.
Kerjasama Indonesia dalam ASEAN
Dalam hidup bernegara perlu adanya hubungan kerja sama yang saling
menguntungkan. Juga saling menghargai, dan menghormati di antara negaranegara.
Negara-negara di kawasan Asia Tenggara tentu memiliki kesamaan
tujuan, untuk kepentingan bersama. Bentuk hubungan kerja sama antarnegara di kawasan Asia Tenggara meliputi hubungan di bidang politik dan keamanan, ekonomi, serta fungsional.
1. Stabilitas Kawasan (Bentuk Kerja Sama Politik dan Keamanan)
Setiap negara menginginkan rakyatnya sejahtera, maju, dan berkembang.
Keinginan tersebut dapat terwujud apabila negara dalam keadaan aman dan
tenteram. Oleh karena itu perlu adanya stabilitas keamanan di kawasan Asia
Tenggara untuk kepentingan bersama. Stabilitas keamanan yang tetap  terkendali sangat mendukung program nasional bagi negara-negara anggota ASEAN. Untuk menjaga stabilitas di kawasan Asia Tenggara, telah dirumuskan kesepakatan bersama, di antaranya:
  1. Perjanjian mengenai Kawasan Damai, Bebas, dan Netral atau Zone of Peace, Freedom, and Neutrality (ZOPFAN) atau dikenal dengan istilah Deklarasi Kuala Lumpur pada tanggal 27 November 1971.
  2. Perjanjian Persahabatan dan Kerja Sama di Asia Tenggara (Treaty of Amity and Cooperation in South East Asia) pada tanggal 24 Februari 1976 di Bali.
  3. Perjanjian Kawasan Bebas Nuklir pada tanggal 15 Desember 1997 di Bangkok.
  4. Komunitas Keamanan ASEAN pada tanggal 7 Oktober 2003 di Bali.
Kesepakatan bersama itu bertujuan agar di kawasan negara-negara Asia
Tenggara (ASEAN) dalam keadaan aman, damai, dan terkendali. Tahukah kamu, bahwa senjata nuklir merupakan senjata pemusnah? Maka, perlu adanya kesepakatan dan kerja sama antarnegara anggota untuk hal-hal sebagai berikut:
  1. tidak membuat dan mengembangkan senjata nuklir
  1. tidak memiliki senjata nuklir
  2. dilarang menjadi tempat persinggahan senjata nuklir.
  3. dilarang mengadakan uji coba senjata nuklir.
Senjata nuklir merupakan senjata yang sangat membahayakan kehidupan
manusia. Dan dapat merusak lingkungan alam. Sehingga perlu adanya hubungan kerja sama antarnegara-negara di kawasan Asia Tenggara dalam mengatasi masalah nuklir ini. Untuk itu pada tanggal 27 November 1971 telah ditandatangani perjanjian persahabatan dan kerja sama. Untuk meningkatkan kerja sama politik dan keamanan telah dibentuk suatu forum yaitu ARF (ASEAN Regional Forum). Bahkan forum ini juga melibatkan negara di luar kawasan Asia Tenggara. Seperti Australia, Jepang, Amerika, dan Korea.
2. Bentuk Kerja Sama Ekonomi
Setiap negara pasti berupaya agar ekonomi negaranya selalu tumbuh dan
berkembang dengan baik. Tujuannya untuk meningkatkan taraf hidup
masyarakatnya agar lebih sejahtera. Beberapa bentuk kerja sama yang dilakukan antara lain:
  1. Mendirikan proyek industri bersama seperti pabrik pupuk, mesin diesel, dan abu soda.
  2. AFTA (Asean Free Trade Area) yaitu kawasan perdagangan bebas.
  3. IRRI (International Rice Research Institute) penelitian bidang pertanian.
  4. Pengembangan jaringan transportasi.
  5. Mendorong peran investor (penanam modal) agar menanamkan modalnya untuk pengembangan sektor ekonomi.
  6. Membentuk pengembangan kawasan di bidang pariwisata, perikanan, dan perkebunan.
3. Kerja Sama Fungsional
Selain bidang ekonomi juga dijalin kerja sama bidang sosial dan budaya.
Sejak tahun 1987 istilah sosial budaya berubah menjadi kerja sama fungsional kawasan Asia Tenggara. Kerja sama fungsional ini lebih luas. Meliputi sosial, kebudayaan, pendidikan, kesehatan, pembangunan, pengetahuan dan teknologi. Juga lingkungan hidup, wanita, pemuda, dan penanggulangan bencana alam serta narkoba.

(Sumber:http://agil-asshofie.blogspot.com/2011/07/peran-indonesia-dalam-lingkungan-negara.html)
C.    Ciri-ciri / karakteristik :
1.       Memiliki logo


Makna dari logo atau lambang ASEAN tersebut adalah sebagai  berikut:
a.       Ikatan sepuluh untai padi menggambarkan cita-cita pendiri ASEAN untuk bekerja sama antarnegara anggota dalam solidaritas.
b.      Lingkaran menggambarkan persatuan ASEAN.
c.       Warna biru pada lingkaran luar menggambarkan kedamaian dan kestabilan.
d.      Warna merah pada dasar logo mengambarkan keberanian dan kedinamisan.
e.       Warna putih pada lingkaran dalam menggambarkan kesucian.
f.       Warna kuning dari untaian padi menggambarkan kemakmuran.
2.      Memiliki satu lembaga induk yaitu ASEAN
3.       Lembaga-lembaga ASEAN, antara lain:
a.       KTT adalah badan pengambil keputusan tertinggi ASEAN yang bersidang sekali setiap tahun, hasil KTT, antara lain:
1)      KTT ke-1
Deklarasi Kerukunan ASEAN; Perjanjian Persahabatan dan Kerja Sama di Asia Tenggara (TAC); serta Persetujuan Pembentukan Sekretariat ASEAN.
2)      KTT ke-2
Pencetusan Bali Concord 1.
3)      KTT ke-3
a)      Mengesahkan kembali prinsip-prinsip dasar ASEAN.
b)      Solidaritas kerjasama ASEAN dalam segala bidang.
c)      Melibatkan masyarakat di negara-negara anggota ASEAN dengan memperbesar peranan swasta dalam kerjasama ASEAN.
d)     Usaha bersama dalam menjaga keamanan stabilitas dan pertumbuhan kawasan ASEAN.
4)      KTT ke-4
a)      ASEAN dibentuk Dewan ASEAN Free Trade Area (AFTA) untuk mengawasi, melaksanakan koordinasi.
b)      Memberikan penilaian terhadap pelaksanaan Skema Tarif Preferensi Efektif Bersama (Common Effective Preferential Tariff/CEPT) menuju Kawasan Perdagangan Bebas ASEAN.
5)      KTT ke-5
Membicarakan upaya memasukan Kamboja, Laos, Vietnam menjadi anggota serta memperkuat identitas ASEAN.
6)      KTT ke-6
Pemimpin ASEAN menetapkan Statement of Bold Measures yang juga berisikan komitmen mereka terhadap AFTA dan kesepakatan untuk mempercepat pemberlakuan AFTA dari tahun 2003 menjadi tahun 2002 bagi enam negara penandatangan skema CEPT, yaitu Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura dan Thailand.
7)      KTT ke-7
a)      Mengeluarkan deklarasi HIV/AIDS.
b)      Mengeluarkan deklarasi Terorisme, karena menyangkut serangan terorisme pada gedung WTC di Amerika.


8)      KTT ke-8
a)      Pengeluaran deklarasi Terorisme, bagaimana cara-cara pencegahan.
b)      Pengesahan ASEAN Tourism Agreement.
9)      KTT ke-9
Pencetusan Bali Concord II yang akan dideklarasikan itu berisi tiga konsep komunitas ASEAN yang terdiri dari tiga pilar, yaitu Komunitas Keamanan ASEAN (ASC), Komunitas Ekonomi ASEAN (AEC) dan Komunitas Sosial Budaya ASEAN (ASSC).
10)  KTT ke-10
Program Aksi Vientiane (Vientiane Action Program) yang diluluskan dalam konferensi tersebut menekankan perlunya mempersempit kesenjangan perkembangan antara 10 negara anggota ASEAN, memperluas hubungan kerja sama dengan para mitra untuk membangun sebuah masyarakat ASEAN yang terbuka terhadap dunia luar dan penuh vitalitas pada tahun 2020.
11)  KTT ke-11
Perjanjian perdagangan jasa demi kerja sama ekonomi yang komprehensif dengan Korea Selatan, memorandum of understanding (MoU) pendirian ASEAN-Korea Center, dan dokumen hasil KTT Asia Timur yang diberi label Deklarasi Singapura atas Perubahan Iklim, Energi, dan Lingkungan Hidup.
12)  KTT ke-12
Membahas masalah-masalah mengenai keamanan kawasan, perundingan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), keamanan energi Asia Tenggara, pencegahan dan pengendalian penyakit AIDS serta masalah nuklir Semenanjung Korea.

13)  KTT ke-13
Penandatanganan beberapa kesepakatan, antara lain seperti perjanjian perdagangan dalam kerangka kerjasama ekonomi dan penandatangan kerjasama ASEAN dengan Korea Center, menyepakati ASEAN Center.
14)  KTT ke-14
Penandatanganan persetujuan pembentukan Kawasan Perdagangan Bebas ASEAN-Australia-Selandia Baru
Hasil dari KTT tidak Resmi ASEAN
1)      KTT Tidak Resmi ke-1
Kesepakatan untuk menerima Kamboja, Laos, dan Myanmar sebagai anggota penuh ASEAN secara bersamaan.
2)      KTT Tidak Resmi ke-2
Sepakat untuk mencanangkan Visi ASEAN 2020 yang mencakup seluruh aspek yang ingin dicapai bangsa-bangsa Asia Tengara dalam memasuki abad 21, baik di bidang politik, ekonomi maupun sosial budaya.
3)      KTT Tidak Resmi ke-3
Kesepakatan untuk mengembangkan kerja sama di bidang pembangunan ekonomi, sosial, politik dan keamanan serta melanjutkan reformasi struktural guna meningkatkan kerja sama untuk pertumbuhan ekonomi di kawasan.
4)      KTT Tidak Resmi ke-4
Sepakat untuk pembangunan proyek jalur kereta api yang menghubungkan Singapura hingga Cina bahkan Eropa guna meningkatkan arus wisatawan.
5)      KTT Luar Biasa (Jakarta 6 Januari 2005)
Pembahasan bagaimana penanggulangan dan solusi menghadapi Gempa atau Tsunami.
b.      Konferensi Menteri Luar Negeri adalah badan penyusun kebijakan dasar ASEAN yang mengadakan siding secara bergilir setiap tahun di negara-negara anggota.
c.       Komite Tetap terutama membahas politik luar negeri ASEAN dan melaksanakan program kerjasama yang konkret.
d.      Konferensi Menteri Ekonomi dan konferensi-konferensi menteri lainnya.
e.       Sekretariat pada tanggal 7 Juni 1976 dibentuk Sekretariat ASEAN. Sekretariat ASEAN dipimpin oleh Sekretaris Jenderal dengan masa jabatan dua tahun. Sekretaris Jenderal dipilih oleh menteri luar negeri negara-negara anggota ASEAN. Sekretariat ASEAN berkedudukan di Indonesia, tepatnya di jalan Sisingamangaraja, Jakarta. Sekretaris Jenderal mempunyai tugas menyiapkan segala administrasi serta mengerjakan tugas-tugas yang diberikan oleh organisasi ASEAN. Sedangkan kewajibannya adalah mengadakan koordinasi dengan badan-badan ASEAN. Tokoh-tokoh yang pernah menduduki jabatan Sekretaris Jenderal ASEAN adalah:
1)      H.R. Dharsono dari Indonesia menjabat tahun 1977 - 1978.
2)      Umarjadi Nyotowijono dari Indonesia menjabat tahun 1978 - 1979.
3)      Datuk Ali bin Abdullah dari Malaysia menjabat tahun 1979 - 1981.
4)      Narcisco Reyes dari Filipina menjabat tahun 1981 - 1983.
5)      Chan Kai Yau dari Singapura menjabat tahun 1983 - 1985.
6)      Phan Wamamethe dari Thailand menjabat tahun 1985 - 1986.
7)      Roderick Yong dari Brunei Darussalam menjabat tahun 1986 - 1989.
8)      Rusli Noor dari Indonesia menjabat tahun 1989 - 1992.
9)      Datuk Ajit Singh dari Malaysia menjabat tahun 1992 - 1998.
10)  Rodolfo C. Severini Jr. dari Filipina menjabat tahun 1998 - 2002.
11)  Ong Keng Yong dari Singapura menjabat tahun 2002 - 2007.
12)  Surin Pitsuwan dari Thailand menjabat tahun 2008 - sekarang. (Sumber: BSE)
f.       Komite Khusus serta lembaga-lembaga non pemerintah dan semi pemerintah.
(Sumber: http://indonesian.cri.cn/1/2004/06/30/1@11910.htm dalam http://www.google.co.id/tanya/thread?tid=48a832e55e1ab9cf)
4.      Negara-negara anggotanya berada di kawasan Asia Tenggara
D.    Contoh Positif
1.      Indonesia ikut berperan aktif dalam kerjasama dengan ASEAN
2.      Ikut membantu menyelesaikan masalah negara-negara anggota ASEAN yang sedang mengalami konflik
3.      Ikut dalam usaha perdamaian dunia
4.      Titian Muhibah antara Indonesia dan Malaysia untuk mempererat hubungan kedua negara.
5.      Indonesia mengirim Guru, Dosen dan tenaga ahli lainya pada tahun 1970.
6.      Indonesia melakukan pertukaran pelajar dan mahasiswa ke negara lain.
7.      Mendukung komite Perkembangan sosial dengan tujuan utamanya membangun masyarakat, wanita, pemuda dan buruh. Maskas komite ini berkedudukan di Kuala Lumpur.
8.      Mendukung pembentukan ASEAN culture found sebagai wadah penghimpunan dana. Hal itu untuk membiayai perkembangan kebudayaan dan pendidikan.
9.      Mendukung pembentukan komite pengetehuan dan teknologi.
10.  Ikut memerangi peredaran narkoba dan obat-obatan terlarang lainya.
11.  Ikut dalam penyeragaman rambu-rambu lalu lintas.
12.  Membangun jaringan kabel laut antara Indonesia dengan Singapura tahun 1980 yang disusul oleh negara anggota ASEAN lainnya.

E.     Contoh negative :
1.      Terjadi permusuhan antar pendukung kesebelasan Indonesia dan Malaysia.
2.       Kedatangan APEC ke Indonesia tidak disambut baik oleh Indonesia pada April 2013

F.     Nilai          :
1.      Toleransi :
sikap dan tindakan yang menghargai perbedaan agama, suku, etnis, pendapat, sikap, dan tindakan orang lain yang berbeda dari dirinya.
2.      Kerja keras :
tindakan yang menunjukkan perilaku tertib dan patuh pada berbagai ketentuan dan peraturan.
3.      Demokratis :
cara berfikir, bersikap, dan bertindak yang menilai sama hak dan kewajiban dirinya dan orang lain.
4.      Bersahabat / Komunikatif :
sikap dan tindakan yang mendorong dirinya untuk menghasilkan sesuatu yang berguna bagi masyarakat, dan mengakui, serta menghormati keberhasilan oarng lain.
5.      Cinta damai :
sikap dan tindakan yang mendorong dirinya untuk menghasilkan sesuatu yang berguna bagi masyarakat, dan mengakui, serta menghormati keberhasilan orang lain
6.      Peduli sosial :
sikap dan tindakan yang selalu ingin memberi bantuan pada orang lain dan masyarakat yang membutuhkan.
7.      Tanggung jawab :
sikap dan tindakan seseorang untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya, yang seharusnya dia lakukan, terhadap diri sendiri, masyarakat, lingkungan (alam, sosial dan budaya), negara dan Tuhan Yang Maha Esa.
G.    Moral        :  
1.      Ikut dalam usaha perdamaian dunia sesuai dengan isi pembukaan UUD 1945
2.      Karena toleransi berkenaan dengan hubungan dimasyarakat maka moral yang berkaitan adalah baik buruk.
3.      Karena kerja keras berkenaan dengan diri sendiri maka moral yang berkaitan adalah untung rugi
4.      Karena demokratis berkenaan dengan hukum dan kebiasaan maka moral yang berkaitan adalah benar salah dan baik buruk.
5.      Karena bersahabat/komunikatif berkenaan dengan hubungan diri sendiri maka moral yang berkaitan adalah untung rugi
6.      Karena cinta damai berkenaan dengan diri sendiri maka moral yang berkaitan adalah untung rugi
7.      Karena peduli sosial berkenaan dengan hubungan di masyarakat maka moral yang berkaitan adalah baik buruk.
8.      Karena tanggung jawab berkenaan dengan hubungan di masyarakat maka moral yang berkaitan adalah baik buruk.
H.    Norma      :
1.      Norma agama         :
Indonesia dan negara-negara anggota ASEAN adalah negara yang beragama dan mengakui akan adanya Tuhan
2.      Norma kesopanan   :
Indonesia adalah negara yang menghargai hak dan kewajiban negara lain dan tidak akan ikut campur tangan dalam masalah pribadi negara lain


3.      Norma kesusilaan   :
Indonesia adalah negara yang cinta damai dan bersahabat dengan negara-negaara lain di kawasan Asia Tenggara
4.      Norma Hukum        :
Indonesia adalah negara yang sangat menjunjung tinggi hokum, baik hokum yang berlaku dalam negaranya sendiri maupun hokum yang berlaku di negara-negara lain.




TABEL ANALISA BERDASARKAN TAKSONOMI BLOOM

Mata Pelajaran            : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas / Semester          : VI / II
Standar Kompetensi   : 3. Memahami peran Indonesia dalam lingkungan negara-negara di Asia Tenggara.
Kompetensi Dasar       : 3.1 Menjelaskan pengertian kerjasama negara-negara Asia Tenggara
Analisis Taksonomi Bloom
No.
Kognitif
Afektif
Psikomotor
Nilai
Norma
Moral
1.
(Mengingat)
C1
Menyebutkan sejarah berdirinya ASEAN.
*      A1 (Menerima)
Mengikuti berbagai macam bentuk kerjasama untuk melaksanakan tugas dan kewajiban yang harus dilakukan
*   A1 (Menerima )
Mematuhi setiap aturan yang berlaku .

*      A5 (karakterisasi )
Membiasakan menjunjung tinggi hukum .
*   P3 (Manipulasi)
Membangun tindakan yang mendorong siswa untuk menghasilkan sesuatu yang berguna bagi orang lain.
2.
(Mengingat)
C1
Menyebutkan negara-negara anggota ASEAN.




3.
(Mengingat)
C1
Menyebutkan tujuan berdirinya ASEAN




4.
(Memahami)
C2
Menjelaskan lembaga-lembaga ASEAN




5.
(Memahami)
C2
Menjelaskan kerjasama Indonesia dengan negara- negara Asia Tenggara diberbagai bidang.




6.
(Memahami)
C2
Memberi contoh kerjasama Indonesia dengan negara-negara Asia Tenggara.














TABEL ANALISA BERDASARKAN TAKSONOMI BLOOM

Mata Pelajaran            : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas / Semester          : VI / II
Standar Kompetensi   : 3. Memahami peran Indonesia dalam lingkungan negara-negara di Asia Tenggara.
Kompetensi Dasar       : 3.2 Memberikan contoh peran Indonesia dalam lingkungan negara-negara di Asia tenggara

Kompetensi Dasar
Kognitif
Afektif
Psikomotor
Nilai
Moral
Norma
3.2 Memberikan contoh peran Indonesia dalam lingkungan negara-negara di Asia tenggara
*  C1 (Pengetahuan)
Menjelaskan sejarah berdirinya ASEAN
*  C1
(Mengingat)
Menyebutkan Negara anggota ASEAN
*  C1
(Mengingat)
Menyebutkan tujuan berdirinya ASEAN
*  C2
(Memahami)
Menjelaskan lembaga-lembaga ASEAN
*  C1
(Mengingat)
Menyebutkan peran Indonesia dalam ASEAN di berbagai bidang.
*  C2
(Memahami)
Memberi contoh peranan Indonesia di lingkungan ASEAN

*      A1 (Menerima)
Mengikuti berbagai macam bentuk kerjasama untuk melaksanakan tugas dan kewajiban yang harus dilakukan
*   A1 (Menerima )
Mematuhi setiap aturan yang berlaku .

A5 (karakterisasi )
Membiasakan menjunjung tinggi hukum .
*   P3 (manipulasi)
Membangun tindakan yang mendorong siswa untuk menghasilkan sesuatu yang berguna bagi orang lain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar