Laman

Powered By Blogger

Rabu, 24 Juli 2013

Analisa Standar Kompetensi Peranan Politik Luar Negeri Indonesia dalam Era Globalisasi



ANALISIS STANDAR KOMPETENSI MATERI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN SD KELAS AWAL
Dosen pembimbing: Rarasaning









Di susun oleh:
1.        Aris Dwi winanda                   (11-800-012)
2.        Isatul Illa Hasanah                   (11-800-093)
3.        Dhita Ayu wulandari               (11-800-113)
4.        Amirotul Fauziah                     (11-800-121)


UNIVERSITAS PGRI ADI BUANA SURABAYA
Fakultas Keguruaan dan Ilmu Pendidikan
Pendidikan Guru Sekolah Dasar
2013
ANALISIS STANDAR KOMPETENSI MATERI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN SD KELAS AWAL

Mata Pelajaran            : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas                           : VI (Enam)
Semester                      : 2 (Dua)
Standar Kompetensi   : 4. Memahami peranan politik luar negeri Indonesia dalam era                                globalisasi
Analisis SK
1.      Nama Konsep :
a.       Politik
Pengertian : hal yang berkaitan dengan penyelengaraan pemerintah dan negara
b.      Politik luar negeri
Pengertian : interaksi antara pemerintah dan masyarakat dalam rangka proses pembuatan dan pelaksanaan keputusan yang mengikat tentang kebaikan bersama masyarakat yang tinggal dalam suatu wilayah tertentu
Pengertian: politik luar negeri merupakan cerminan dari politik nasional dan kepentingan nasional dari suatu Negara yang ditujukkan ke luar negeri untuk mencapai tujuan nasional.
c.       Era globalisasi
Pengertian : Menurut Mochtar Buchori (Tahun 1995 : 140 ) adalah proses mendorong umat manusia untuk beranjak dari cara hidup dengan wawasan nasional menuju kearah cara hidup dengan wawasan global.
Politik Luar Negeri
Politik Luar Negeri Indonesia di bagi menjadi 2 yaitu bebas dan aktif.
1.      Politik Luar Negeri Bebas
            Bebas artinya bahwa indonesia bebas menentukan sikap dan pandangan terhadap masalah-masalah internasional dan terlepas dari ikatan kekuatan-kekuatan negara raksasa dunia yang secara ideologis bertentangan (Blok timur dengan komunisnya dan Blok barat dengan liberalnya).
            Bangsa Indonesia juga bebas menentukan sikap yang berkaitan dengan dunia Internasional. Bangsa Indonesia tidak memihak pada salah satu blok dan menempuh cara sendiri dalam menangani masalah-masalah Internasional
Tujaun Politik Luar Negeri Bebas adalah Tidak terikat oleh suatu ideologi atau oleh suatu politik negara asing atau oleh blok negara-negara tertentu, atau negara-negara adikuasa (super power). Saat ini terdapat 2 negara besar yaitu amerika serikat dan cina.

2.    Politik Luar Negeri Aktif
            Aktif artinya dalam politik luar negeri indonesia senantiasa aktif memperjuangkan terbinanya perdamaian dunia. Aktif memperjuangkan kebebasan dan kemerdekaan, aktif memperjuangkan ketertiban dunia, aktif memperjuangkan ketertiban dunia, aktif ikut serta menciptakan keadilan sosial dunia, dan berpartisipasi dalam mengatasi ketegangan internasional. Indonesia tidak menjadi objek dalam percaturan dunia internasional, tetapi ikut serta secara aktif dalam mencapai cita-cita bangsa.
            Tujuan Politik Luar Negeri Aktif  adalah ikut menjaga perdamaian dunia. Negara kita berusaha menjamin perdamaian yg kekal. Indonesia menjadi negara pertama yang menyetujui bergabungnya negara palestina menjadi anggota PBB. Ini membuktikan bahwa indonesia aktif dalam politik luar negeri di era globalisasi.

Politik Luar Negeri BEBAS
      Anti imperalisme dan kolonialisme dalam  segala bentuk manifestasinya dan ikut serta menciptakan ketertipan dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial
Politik Luar Negeri AKTIF
         Mengabdi kepada kepentingan nasional dan amanat penderitaan rakyat
         Menjalin hubungan bilateral dan multilateral dengan bangsa atau Negara-negara lain.

Landasan Politik Luar Negeri Bebas Aktif
a.       Landasan Idill
Landasan Idill politik luar negeri Indonesia adalah sila kedua Pancasila. Oleh karena itu, pelaksanakan politik luar negeri Republik Indonesia haruslah mencerminkan ideology bangsa.
b.      Landasan Konstituasional
Landasan Konstitusional dari politik luar negeri Indonesia adalah UUD 1945. Landasan ini tidak pernah lepas dari tujuan nasional Indonesia. Landasan Konstitusional terdapat dalam bagian-bagain berikut:
*      Alinea pertama pembukaan UUD 1945
*      Alinea keempat Pembukaan UUD 1945
*      Pasal 11 UUD 1945
*      Pasal 13 ayat (1), (2), dan (3) UUD 1945
c.       Landasan Operasional
Landasan operasional politik luar negeri Indonesia sebagai berikut.
*      Peraturan presiden nomer 7 tahun 2005 tentang rencana pembangunan jangka menengah (RPJM) nasional 2004-2009.
*      Undang-undang No. 37 tahun 1999
*      Undang-undang No. 24 tahun 2000

Peran politik Luar Negeri Indonesia dalam Organisasi Intrenasional
1.      ASEAN
ASEAN merupakan singkatan dari “Association of South East Asian Nations” atau persatuan Negara-negara Asia Tenggara. Asean didirikan pada tanggal 8 agustus 1976 di Bangkok Thailand.
Tujuan asean: Mengukuhkan kerja sama antarbangsa di Asia Tenggara.
Dibentuk      : oleh lima Negara yaitu Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan                                    Thailand dalam satu perjanjian yang dikenal dengan Deklarasi Bangkok.
2.    Gerakan Non-Blok (GNB)
Gerakan non blok ( Non – Aligned Movement/NAM) adalah suatu organisasi internasional yang terdiri atas lebih dari 100 negara yang tidak menganggap dirinya mendukung blok kekuatan besar apa pun
Tujuan:
Dibentuk         : Gerakan non blok dibentuk secara resmi pada tanggal 1 september 1961. KAA yang diselenggarakan di bandung Pada tahun 1955 mempunyai peranan penting dalam pembentukan Gerakan Non-Blok . Indonesia ikut terrlibat aktif dalam persiapan penyelenggaraan KTT pertama di Beograd, Yugoslavia. Indonesia pernah menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan KTT yaitu KTT ke-10 yang berlangsung di Jakarta pada tanggal 1-6 September 1992. KTT ini dihadiri 108 negera.
Penggagas GBN yaitu Presiden Soekarno dari Indonesia, Joseph Broz lito dari Yogoslavia, Presiden Gamal Abdul Nasser dari Mesir, Perdana Menteri  Pandit Jawaharlal Nehru dari Indis, dan Presiden Kwarne Nkrumah dari Ghana.
3.    Apec (Asia Pasific Economi Cooperation)
Organisasi APEC merupakan forum kerja sama bidang ekonomi antara Negara-negara dikawasanAsia dan Pasifik. Pada tahun 1994 Indonesia menjadi tuan rumah KTT kerjasama Ekonomi Asia Pasifik (KTT APEC) di bogor.Indonesia sebagai anggota APEC ikut berperan aktif dalam organisasi tersebut. Ini terbukti pada saat pertemuan di Seatlle, Indonesia ditunjuk sebagai ketua APEC pada periode1994-1995.
4.    Konferensi Tingkat Tinggi Asia- Afrika
Konferensi  Asia Afrika yaitu sebuah konferensi tingkat tinggi antara Negara-negara Asia dan Afrika yang sebagian besar baru saja memperoleh kemerkekaan.konferensi asia afrika diawali oleh konferensi colombo di Colombo, Sri Lanka. Konferensi Colombo dilaksanakan pada tanggal 28 April – 2 Mei 1945.konferensi Colombo ini menghasilkan beberapa kesepakatan. Salah satunya adalah kesepakatan untuk menyelenggarakan konferensi Asia-Afrika dalam waktu dekat. Indonesia disepakati menjadi tuan rumah konferensi tersebut.
5.    PBB (Persekutuan Bangsa-bangsa )
Perserikatan bangsa-bangsa (PBB) adalah sebuah organisasi internasional yang anggotanya hamper seluruh Negara di dunia. Tujuannya adalah menciptakan perdamaian dunia dan kerjasama antar anggotanya. Indonesia sejak 1 januari 2007 menjadi anggota tidak tetap dewan keamanan PBB. Tugas Republik Indonesia di dewan Keamanan PBB sebagai berikut :
1.          Ketua Komite Sanksi Pwanda
2.          Ketua komite kerja untuk pasukan penjaga perdamaian
3.          Ketua komite penjatahan sanksi untuk sierra leone
4.          Wakil Ketua Komite penyelesaian konflik Sudan
5.          Wakil Ketua Komite penyelesaian konflik Kongo
6.          Wakil Ketua Komite penyelesaian konflik Guinea Bissau

6.    IMF  (Internasional Monetary Fund)
            adalah lembaga internasional yang bertanggungjawab dalam mengatur system keuangan dunia. Indonesia masuk menjadi anggota IMF sejak pemerintahan Presiden Soekarno. Akan tetapi pada bulan Agustus 1965 Presiden Soekarno menyatakan keluar dari dari keanggotakan bank dunia IMF. Baru pada tahun 196, ketika pemerintahan dipegang Presiden Soeharto Indonesia kembali menjadi anggota IMF.
            Oleh karena bantuan IMF menjadi beban baru , akhirnya Pemerintah Indonesia memutuskan untuk tidak lagi melanjutkan program bantuan pinjaman dana dengan IMF pada bulan Agustus 2003. Indonesia lebih memilih program kerjasama dengan IMF
7.  WTO (Word Trade Organization)
                        adalah organisasi yang didirikan pada tanggal 1 januari 1995. Pada tahun 1947 ada aturan tentang tariff dan perdagangan dunia atau sering disebut dengan General Agreement Tariffs and Trade (GATT). GATT digunakan sebagai sebagai dasar untuk melaksanakan perdagangan dunia hamper setengah abad. Setelah WTO berdiri secara sah, semua perjanjian dalam GATT diatur dalam WTO. Indonesia dalam organisasi ini hanya menjadi anggota
Contoh positif
Politik luar negeri aktif
      Negara kita bersahabat dengan segala bangsa atas dasar saling menghargai dengan tidak mencampuri soal susunan dan corak dari masing-masing negara.
      Negara kita memperkuat sendi-sendi hukum internasional dan organisasi internasional untuk menjamin perdamaian yang kekal.
      Indonesia dalam PBB berusaha mendukung perjuangan kemerdekaan bangsa-bangsa yg masih di jajah.  
Politik Luar Negeri Bebas
      Indonesia bebas menjalin hubungan dengan negara mana saja, Seperti indonesia menjalin kerja sama dengan negara cina dalam sektor perdagangan (ekspor-impor).
Contoh Negatif
            Dalam kebijakan politik tersebut adalah dalam hal berhububungan dengan negara maju saat ini secara terselubung masih menganut blok plolitk (dalm perang dengan blok barat dan blok timur) meski secara gamblang blok tersebut saat ini tidak terlalu terlihat namun secara praktikal mereka masih mengutamanakan kepentingan dari klompok atau bloknya. Sedangkan Indonesia yang tidak termasuk dalam kelompok tersebut tidak di utamakan kepentingannya.


Nilai
Nilai Religius   :
Kita sebagai bangsa yang percaya akan adanya tuhan harus mau saling membantu demi terwujudnya perdamain dunia.
Nilai Kerja Keras        :
Indonesia menjalankan atau melakukan politik bebas aktif bertujuan untuk ikut menjaga perdamaian dunia. Berfikir atau menghasilkan sesuatu sehingga tidak kalah dengan produk-produk dari luar negeri di era globalisasi ini.
Nilai Toleransi
Negara indonesia tidak membeda-bedakan akan bekerja sama dengan negara mana saja (Tidak melihat dari  perbedaan agama, suku dan etnis).
Nilai Cinta Damai
Bangsa indonesia sebisa mungkin membantu perdamain dunia dengan cara membantu negara-negara yang terlibat konflik (perang) atau dijajah agar terwudnya perdamain dunia.
Norma
Norma Agama
Sebagai warga negara yang mempercayai adanya tuhan. Kita harus mematuhi aturan-aturan sesuai dengan agama masing-masing dan tidak membeda-bedakan akan bekerja sama dengan negara mana.
Norma Hukum
Dalam menjalankan politik bebas aktif Negara Indonesia Harus memperhatikan perundang-undangan (atau kesepakatan peraturan hukum) internasional.
Norma Kesopanan     
Dalam berpolitik bebas aktif kita juga harus tetap memperhatikan aturan atau norma dalam menjalankannya agar tidak menganggu atau merugikan bangsa lain.
Moral
1. Untuk dapat berperilaku secara moral Negara dalam menjalankan politik bebas aktif  di tuntut memiliki kesadaran untuk ikut menjaga perdamaian dunia dengan saling menjaga dan menghargai satu sama lain
2. Baik para pihak pemimpin negara maupun semau lapisan masyarakat harus mampu ikut menjaga bangsa dan mempunyai rasa tanggung jawab akan bangsanya.
3. Untuk Mnehgadapi era globalisasi kita sebagai warga negara yang baik juga disarankan untuk ikut berperan aktif dalam membendung/memfilter esegala sesuatu yang masuk ke indonesia. Kalau di rasa ada sesuatu yang masuk dan tidak sesuai dengan adat istiadat indonesia maka kita tidak boleh menirunya.